
Kupang, 22 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan dan kepedulian terhadap sesama mewarnai kegiatan Jalan Santai yang diselenggarakan oleh SMP Katolik Adisucipto Penfui pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus memperingati HUT SMP Katolik Adisucipto Penfui yang ke-62.
Sejak pukul 06.00 WITA, halaman SMP Katolik Adisucipto Penfui telah dipenuhi oleh seluruh warga sekolah dan keluarga besar sekolah. Guru dan pegawai, para siswa, Komite Sekolah, serta orang tua/wali murid hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Suasana pagi yang cerah semakin menambah semangat peserta untuk memulai perjalanan bersama.
Dengan penuh keceriaan, peserta Jalan Santai bergerak dari halaman SMP Katolik Adisucipto Penfui menuju Petuk, kemudian berputar melalui Jalur Binilaka, sebelum akhirnya kembali ke sekolah. Kegiatan berlangsung hingga selesai dalam suasana yang penuh keakraban, kebersamaan, dan kegembiraan.
Namun, Jalan Santai kali ini bukan sekadar kegiatan olahraga atau perayaan ulang tahun sekolah. Di balik langkah kaki yang dilakukan bersama, tersimpan pesan kemanusiaan yang jauh lebih besar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi keluarga besar SMP Katolik Adisucipto Penfui untuk menggalang donasi bagi masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Pulau Flores.
Ajakan untuk berdonasi menjadi bagian penting dari kegiatan. Para peserta diajak untuk menyisihkan sebagian dari apa yang mereka miliki sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada saudara-saudara yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana. Donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Posko Pangkalan Lanud El Tari Kupang agar dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Aksi tersebut menjadi pembelajaran nyata bagi para siswa. Mereka tidak hanya diajak untuk merayakan kemerdekaan dengan kegembiraan, tetapi juga memahami bahwa kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas, yaitu kesempatan untuk hidup saling membantu, peduli, dan berbagi dengan sesama.
Semangat kepedulian juga tampak dalam kegiatan pemungutan sampah di sepanjang rute Jalan Santai. Para siswa bersama guru dan peserta lainnya diajak untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Sampah yang ditemukan selama perjalanan dipungut dan dikumpulkan sebagai bagian dari penerapan program LISA (Lihat Sampah Ambil) yang merupakan salah satu program kepedulian lingkungan di SMP Katolik Adisucipto Penfui.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab setiap orang. Kebiasaan sederhana seperti melihat sampah lalu mengambilnya dapat menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Kegiatan Jalan Santai akhirnya menjadi perpaduan antara kesehatan, kebersamaan, kepedulian sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Para siswa belajar bahwa kegiatan sederhana yang dilakukan bersama dapat memberikan manfaat yang luas. Berjalan bersama membuat tubuh lebih sehat, berbagi membuat hati lebih peduli, sementara memungut sampah membuat lingkungan menjadi lebih bersih.
Kehadiran orang tua/wali murid dan Komite Sekolah juga memberikan warna tersendiri bagi kegiatan tersebut. Kebersamaan antara sekolah, keluarga, dan peserta didik menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Nilai kepedulian, gotong royong, tanggung jawab, dan solidaritas dapat tumbuh melalui pengalaman langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi SMP Katolik Adisucipto Penfui, momentum HUT RI ke-81 dan HUT sekolah ke-62 menjadi kesempatan untuk kembali menegaskan identitas sekolah sebagai komunitas pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang sehat, peduli, bertanggung jawab, dan mampu hadir bagi sesama.
Semangat tersebut terasa kuat dalam setiap langkah peserta Jalan Santai. Setiap langkah menuju Petuk, melewati Jalur Binilaka, hingga kembali ke halaman sekolah menjadi simbol perjalanan bersama untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Ada langkah untuk kesehatan, ada langkah untuk persaudaraan, ada langkah untuk menjaga lingkungan, dan ada pula langkah untuk memberikan harapan kepada saudara-saudara yang terdampak bencana di Flores.
Kegiatan yang berlangsung hingga selesai tersebut ditutup dalam suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan. Wajah-wajah ceria para siswa, guru, pegawai, orang tua/wali murid, dan Komite Sekolah menjadi gambaran bahwa sebuah kegiatan sederhana dapat menghadirkan makna yang mendalam ketika dilakukan dengan semangat persaudaraan.
Melalui Jalan Santai ini, SMP Katolik Adisucipto Penfui kembali menunjukkan bahwa merayakan kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang meneruskan semangat perjuangan melalui tindakan nyata pada masa kini.
Dari halaman sekolah, langkah kaki bergerak bersama. Dari langkah tersebut lahir kepedulian. Dari kepedulian tumbuh solidaritas. Dan dari solidaritas, diharapkan hadir harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan akibat gempa bumi di Flores.
Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Selamat HUT SMP Katolik Adisucipto Penfui ke-62.
Terus melangkah, terus berbagi, terus peduli, dan terus menjadi berkat bagi sesama.
Langkah sehat, hati peduli, lingkungan bersih, Flores bangkit.
Oleh: Dion Agung


Spekacipto emang luar biasa !